Pascasarjana Universitas Al-Qolam Ikuti Bimbingan Teknis LPPD Provinsi Jawa Timur di Bondowoso

Bondowoso — Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur pada 30–31 Oktober 2025 di Grand Padis Hotel, Bondowoso.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan perwakilan dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) serta Ma’had Aly penerima program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.

Bimbingan Teknis tersebut bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan program peningkatan kualifikasi SDM pesantren melalui pelaporan akademik dan keuangan yang transparan dan sesuai standar.

Pascasarjana mengirimkan dua perwakilan, Zainal Arifin, M.Pd. Selaku Kabag Pascasarajana Universitas Al-Qolam dan Rudi Setiawan, S.M., M.Pd Selaku AAKK Pascasarjana Universitas Al-Qolam, sesuai dengan arahan LPPD Provinsi Jawa Timur. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengarahan teknis penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Akademik dan Keuangan serta mekanisme pelaporan program beasiswa.

Dalam sambutannya, Prof. Halim menegaskan pentingnya pengelolaan beasiswa secara profesional dan bertanggung jawab. “Pelaporan yang akurat menjadi syarat agar program ini berjalan tertib dan berkelanjutan. Setiap rupiah dana publik harus dipertanggungjawabkan dengan jujur karena menyangkut masa depan generasi muda,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan ini, Pascasarjana berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas tata kelola dan pelaksanaan program beasiswa yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta memperkuat sinergi dengan LPPD dan lembaga mitra lainnya.

Kegiatan berjalan lancar dan interaktif, ditutup dengan penyerahan laporan dan evaluasi bersama pada akhir sesi Bimtek.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang berharap dapat terus bersinergi dengan LPPD Jawa Timur untuk memperkuat tata kelola, menjaga mutu pendidikan, dan melahirkan generasi santri yang unggul dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *