Malang, 12 Juli 2025 — Program Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang selaku tuan rumah pelaksanaan Rakernas Asosiasi Pascasarjana Agama Islam Swasta Indonesia 2025 (APAISI) sukses menyelenggarakan dalam rangkaian kegiatan Rakernas XII APAISI.
Acara ini mengangkat tema “Deep Learning Curriculum and Instructional in Pesantren & Madrasah: Tradition, Prototype, Change and Development” dan berlangsung di Hotel Ascent Premiere Malang pada hari Sabtu, 12 Juli 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen, peneliti, dan praktisi pendidikan Islam dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia, khususnya para direktur Pascasarjana. Beberapa tokoh penting yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini antara lain Dr. KH. Abdurrahman, S.H.I., M.Pd. selaku Direktur Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang dan Dr. Muhammad Zaironi, M.Pd. selaku Ketua panitia dan Rakernas APAISI 2025. Dr. H. Masykuri Bakri, M.Si. sebagai Ketua Umum dan Prof. Dr. H. Imron Arifin, M.Pd. sebagai Sekretaris Jenderal.
Tidak sampai disini, Rakernas APAISI XII juga dihadiri oleh tokoh Nasional, beliau adalah Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo selaku ketua dewan kehormatan APAISI. Beliau menyampaikan rasa senang dan bahagianya karena ternyata banyak pemimpin pascasarjana yang bersatu memikirkan kemajuan pendidikan di Indonesia secara bersama-sama dan saling merangkul.
Acara ini dihadiri setidaknya dari 28 Pascasarjana yang terdiri dari 40 peserta yang terdiri dari direktur Pascasarjana, kaprodi program magister dan doktor.
Acara Rakernas berjalan dengan lancar dan mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Seminar ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan kurikulum berbasis deep learning dalam konteks pendidikan pesantren dan madrasah, serta merespons kebutuhan inovasi dalam tradisi pendidikan Islam. Tema ini menjadi relevan di tengah upaya penguatan kualitas pendidikan berbasis nilai dan teknologi dalam era transformasi digital.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antar perguruan tinggi Islam swasta dalam meningkatkan kualitas akademik dan pengembangan keilmuan yang berbasis tradisi serta inovasi di lingkungan pesantren dan madrasah.